Fakta Tentang Israel & Palestina
Negara Israel adalah satu-satunya negara Yahudi di zaman modern.

Terdapat lebih dari 8 bahasa resmi di Israel. Meskipun mayoritas warga Israel berbicara bahasa Ibrani Modern, bahasa Arab juga merupakan bahasa resmi dan diperkirakan lebih dari satu juta orang di Israel berbicara bahasa Arab sebagai bahasa pertama mereka. Bahasa Ibrani Modern baru berkembang di akhir abad ke 19 dan berakar dari bahasa Ibrani kuno yang dipengaruhi oleh berbagai bahasa lainnya seperti Arab, Jerman, Slavia, dan Inggris.
Israel merupakan negara satu-satunya yang mengharuskan warganya dan penduduk tetap baik itu lelaki maupun wanita untuk menjalani wajib militer. Biasanya wanita bertugas selama 2 tahun sedangkan pria 3 tahun.

Sejarah Terbentuknya Israel
Israel adalah negara yang didirikan di wilayah Palestina pada tanggal 14 Mei 1948. Deklarasi kemerdekaan Israel di masa lalu tentunya ditentang oleh negara negara Arab sehingga terjadinya perang Arab-Israel di tahun 1948. Perang yang berlangsung selama sekitar 5 bulan ini akhirnya dimenangkan oleh pihak Israel sehingga mereka memperoleh lebih luas wilayah dari hasil peperangan ini termasuk bagian besar Yerusalem.
Warga Arab telah lama menempati lebih dulu di Palestina sebelum imigran Yahudi pada sekitar akhir abad ke 19 mulai berdatangan untuk membeli tanah-tanah di wilayah tersebut dan mengusir warga Arab.
Akibat adanya diskriminasi terhadap Yahudi di Eropa, banyak dari mereka yang memilih untuk mengungsi ke Palestina. Salah satu alasan dipilihnya Palestina karna negara ini merupakan yang paling banyak menerima bangsa Yahudi dari Eropa.
Salah satu pemicu dari perang Yahudi-Arab adalah surat deklarasi Balfour di tahun 1917, ini surat dari pemerintah Inggris ke pemimpin komunitas Yahudi saat itu, isinya adalah pernyataan dukungan Inggris atas pendirian rumah nasional Yahudi di Palestina yang saat itu mayoritas penduduknya ialah Arab. Penduduk lokal disana tidak diberitahu mengenai hal ini. Padahal waktu itu Palestina ini masih sebagai bagian dari kekaisaran Ottoman.
Sebelumnya, di tengah Perang Dunia ke 1 (1915), penguasa Mekah Sharif Makkah Hussein bin Ali berhasil dirayu Inggris untuk melancarkan perlawanan terhadap Ottoman, dengan janji bakal kasih kekuasaan di Jazirah Arab termasuk Palestina. Jadi ini bisa dibilank Inggris menebar janji ke dua pihak yang berbeda.

Setelah perang dunia ke 1, Inggris menguasai Palestina sehingga tentunya ini membuat penduduk Yahudi makin banyak disana. Pada tahun 1947, PBB mengusulkan pembagian Palestina menjadi 2 negara yaitu satu untuk warga Yahudi sedangkan yang satunya lagi untuk warga Arab, namun tidak semua orang tentunya dapat menerima ini sehingga tahun 1948 terjadi pecahnya perang antara Yahudi dan Arab.
Menurut Vox, sebelum dihuni Inggris, sebetulnya Palestina sudah dihuni Yahudi dan Kristen, selain mayoritas Islam. Mereka semua hidup rukun dan tenteram. Bahkan di Yerusalem saja komposisi penduduk antara ketiga agama ini bisa dibilang seimbang. Namun semenjak Inggris hadir, 3 agama ini seolah dibikin terpisah.
Tak semua orang Yahudi senang dengan pendirian dengan negara Israel, mengutip laman Stop War, berikut deretan tokoh Yahudi terkenal yang menentang berdirinya negara Israel; Albert Einstein, Sigmund Freud, dan Uri Avnery.
Yerusalem atau disebut juga dengan Al quds dalam bahasa Arab, merupakan salah satu kota tertua di dunia yang masih dihuni hingga kini. Posisinya terletak di kawasan Palestina dan selama ini masih menjadi wilayah yang diperebutkan oleh Palestina dan otoritas Israel. Oleh karena itu hingga saat ini, statusnya kota ini masih menjadi salah satu isu pokok dalam konflik palestina-israel.

Secara geografis letaknya kota Yerusalem berada di dataran tinggi pegunungan Yudea, antara Laut Mati dan Laut Mediterania. Selama puluhan tahun, Yerusalem menjadi pusat konflik dan perdebatan yang belum berakhir baik pihak Palestina maupun Israel keduanya mengklaim kota ini sebagai bagian dari wilayah kedaulatan mereka.
Secara administratif dan budaya, Yerusalem terbagi menjadi dua bagian utama; Kota Tua dan Kota Baru. Kota Tua berada di jantung Yerusalem dan dikelilingi oleh tembok kuno dan posisinya berada dalam kawasan Yerusalem Timur di Kota Yerusalem, Palestina. Disini terdapat situs situs suci 3 agama besar - Islam, Kristen dan Yahudi. Sedangkan itu Kota Baru berkembang di sekelilingnya dengan bangunan modern dan Pusat pemerintahan.
| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |