Praktik 15 Hari Perayaan Tahun Baru Imlek
Malam Tahun Baru Cina
Sangat penting untuk membersihkan rumah sebelum hari pertama tahun baru imlek tiba. Dipercaya bahwa membersihkan rumah agar menghilangkan semua kesialan dari tahun sebelumnya dan membuat rumah kita bersih dan siap untuk menyambut hoki atau keberuntungan di tahun yang baru. Pembersihan ini juga bertujuan untuk menyenangkan para dewa yang akan turun untuk melakukan inspeksi. Orang-orang memajang ukiran, hiasan, atau stiker yang menggambarkan pesan positif di sekitar rumah, terutama pada gerbang rumah.
Sebelum hari pertama pada tahun baru imlek tiba, semua orang diajarkan untuk melunaskan segala utang yang belum terbayar. Jika tidak, tradisi percaya bahwa anda akan terus tersangkut akan utang-piutang dan utang anda akan bertambah banyak sepanjang tahun. Tradisi juga mengajarkan bahwa semua makanan harus disiapkan sebelum tahun baru tiba, sehingga semua alat tajam seperti pisau dan gunting bisa disingkirkan/disimpan untuk mencegah “terpotong” nya keberuntungan yang masuk.
Makan malam reuni diadakan pada malam tahun baru dan semua anggota keluarga berkumpul untuk reuni ini. Biasanya tempat untuk makan malam ini akan berada di atau dekat rumah anggota keluarga tertua atau yang paling senior.
Hari Pertama
Hari pertama Sincia merupakan hari “penyambutan para dewa langit dan bumi” dan pada umumnya semua orang di hari ini melakukan upacara keagamaan. Anda akan melihat banyak makanan, hio dan kertas sembahyang dalam upacara tersebut. Sebagian orang di hari ini memilih untuk tidak memakan daging agar diberi umur panjang. Beberapa keluarga malah mengadakan tarian barongsai untuk mengusir roh-roh jahat. Selain itu, mereka juga akan menyalakan petasan untuk menakut-nakuti roh jahat.

Sebuah menu vegetarian tradisional Budhis yang disebut “Chai” atau Buddha’s delight akan dihidangkan menggunakan 18 ingredient yang berbeda (karena angka 18 dianggap membawa hoki dan kemakmuran).

Hari pertama Sincia/ Imlek juga saatnya anda mengunjungi semua anggota keluarga dimulai dengan yang tertua atau yg paling senior – yaitu kakek-nenek kemudian orang tua. Kunjungan ini juga diharapkan dapat mengeratkan hubungan kekeluargaan. Pakaian baru (biasanya yang berwarna merah dan warna cerah) dipakai di hari yang ‘baru’ ini dan bagi yang sudah menikah diwajibkan untuk memberi angpao kepada anak anak kecil atau yang belum menikah.

Untuk menyambut para tamu yang datang ke rumah, mereka secara tradisional menyediakan teh dan makanan yang manis seperti buah-buahan, kue dll. Manis disini bertujuan untuk 'mempermanis' sepanjang tahun mendatang. Buah-buahan dan permen sering disajikan pada nampan atau tempat bersegi delapan atau bulat - bentuk yang melambangkan kebersamaan. Jumlah permen sering diatur sehingga berjumlah delapan atau sembilan unit karena angka tersebut merupakan angka hoki bagi orang Cina. Pengunjung juga biasanya akan membawa sesuatu yang melambangkan keberuntungan seperti jeruk.

Sapu, kemoceng dan alat pembersih lainnya biasanya akan disimpan agar mencegah 'tersapunya' keberuntungan di awal tahun. Orang Cina percaya bahwa hari pertama Imlek akan penuh dengan keberuntungan yg jatuh dari langit, ini sebabnya mengapa membersihkan rumah pada hari pertama tahun baru adalah pantang. Memotong atau mencuci rambut juga dianggap pantang di hari pertama imlek karena kata "rambut" dalam bahasa Kanton merupakan homophone untuk kata "kemakmuran" sehingga "memotong rambut" bisa diartikan sebagai "memotong keberuntungan".
Pantangan lain di beberapa hari awal tahun baru imlek juga antara lain mengucapkan kata-kata vulgar dan berbicara tentang kematian. Banyak orang juga menghindar berpakaian berwarna hitam. Namun, menyalakan lampu di sepanjang hari pertama imlek sangat direkomendasikan karena memiliki arti 'terang sepanjang tahun'.
Hari Kedua
Pada hari kedua tidak berbeda jauh seperti di hari pertama, yaitu masih diwajibkan sembahyang kepada para dewa serta nenek moyang. Bedanya di hari ini mereka harus lebih ekstra baik terhadap anjing karena di hari kedua dipercayai sebagai hari ulang tahunnya semua anjing.
Ini juga merupakan hari bagi menantu perempuan untuk berkunjung ke rumah orang-tua kandung mereka. Secara tradisonal, perempuan yang telah menikah tidak memiliki kesempatan untuk sering-sering mengunjungi tempat keluarganya.
Hari Ketiga dan Keempat
Hari ketiga dan keempat secara tradisional dianggap sebagai hari yang tidak pantas untuk berkunjung ke rumah saudara maupun teman. Ini karena kedua hari ini disebut dengan "chi kou" yang artinya orang dapat dengan mudah terlibat dalam argumen. Bagi yang memiliki saudara yang baru meninggal dalam 3 tahun terakhir tidak seharusnya melakukan kunjungan ke rumah-rumah untuk menghormati orang yang sudah meninggal. Mereka sering mengunjungi makam di hari ketiga ini.
Hari Kelima
Hari kelima disebut Po Woo. Orang akan biasanya tinggal di rumah untuk menyambut Dewa Kekayaan, Cai Shen Ye. Hari kelima juga merupakan hari ulang tahun Dewa Kekayaan. Di beberapa negara, bisnis dibuka kembali pada hari ini.

Hari Ketujuh
Hari ketujuh dianggap sebagai hari kelahiran manusia. Dikatakan bahwa pada hari ini semua orang bertambah satu tahun lebih tua. Di hari ini, orang sering makan mie untuk mengharapkan umur panjang, dan ikan mentah untuk kemakmuran dan kesuksesan. Bagi banyak penganut agama Buddha, ini juga merupakan hari yang bagus untuk menghindari daging.
Hari Kesembilan
Hari kesembilan adalah hari yang sangat penting bagi orang Cina suku Hokkien. Di hari kesembilan ini orang Hokkien akan mengadakan "Pai Ti Kong" atau upacara penyembahan kepada Tikong (Emperor of Heaven). Biasanya anda akan melihat beberapa batang tebu di ritual sembahyang ini karena batang tebu inilah yang menyelamatkan orang suku Hokkien dari pemusnahan beberapa generasi lalu.

Hari Kelimabelas
Hari kelimabelas dikenal sebagai hari Capgo Me (bahasa Hokien) dan selalu diadakan Festival Lentera. Orang-orang akan turun ke jalan sambil membawa lentera. Di hari terakhir dalam perayaan tahun baru imlek ini juga akan dihiasi penuh dengan lentera baik itu di rumah-rumah, mall, gedung maupun jalanan. Sebuah menu khusus berupa bola beras ketan manis diseduh dalam sup akan dimakan hari ini. Dan seringkali anda akan melihat tarian naga dalam parade yang dilakukan pada hari terakhir perayaan imlek.

| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |