Patung Merlion - Hewan dan Simbol Nasional Singapura
Merlion adalah patung setengah singa dan setengah ikan yang terkenal asal negara Singapura. Jika Cina memiliki naga sebagai salah satu simbol nasional mereka, Skotlandia memiliki unicorn sebagai hewan nasional mereka, maka Singapura juga memiliki binatang mitos mereka sendiri sebagai simbol nasional mereka, yaitu Merlion. Jika Anda berencana untuk mengunjungi Singapura, Merlion adalah pemandangan yang indah yang sangat disayangkan jika Anda lewatkan

Bagaimana Singapura Mendapatkan Nama Ini
Singapura dikenal sebagai Temasek (yang berarti 'kota laut' dalam bahasa Jawa) di zaman kuno. Temasek dihancurkan oleh orang Jawa atau Siam pada akhir abad ke-4 Masehi, menurut sejarawan. Sebagaimana dicatat dalam legenda dalam Sejarah Melayu, seorang pangeran Srivijayan Sang Nila Utama menemukan kembali pulau itu pada abad ke-11 Masehi. Di sini pangeran melihat seekor binatang aneh yang dia anggap itu singa.

Namun, studi terbaru di Singapura menunjukkan bahwa singa (bahkan singa Asiatik) tidak pernah tinggal di sana dan hewan yang dilihat oleh Sang Nila Utama adalah seekor rubah putih atau macan, kemungkinan besar harimau Malaya. Pangeran merasa senang karena dia percaya ini adalah pertanda baik dan memutuskan untuk tinggal di pulau itu dan membangun kota barunya dengan anak buahnya dan menamai kota tersebut "Singapura" (asal muasal nama "Singapore" diberikan), "Singa" yang berarti singa dalam bahasa Melayu dan "pura" yang berarti kota dalam bahasa Sankrit.
Arti Simbol Merlion
Merlion pertama kali dibangun pada tahun 1972 sebagai patung setinggi 8 meter dan terletak di muara sungai Singapura. Merlion adalah laki-laki. Nama tersebut berasal dari penggabungan kata "singa" dan "mermaid", maka Merlion. Mermaid, atau duyung mengacu pada fakta bahwa dulu Singapura (atau Singapore dalam bahasa Inggris) pernah menjadi desa nelayan.
Secara official, patung ini didesain oleh Kwan Sai Kheong dan pertama kali dibangun oleh Lim Nan Seng, seorang perajin lokal yang memenangkan beberapa penghargaan dalam kompetisi Handicraft and Design Singapura yang diselenggarakan oleh Singapore Tourism Board pada tahun 1970. Tubuh Merlion terbuat dari semen, mata dari cangkir teh merah kecil dan kulit dari Piring porselen. Tubuh Merlion yang berbentuk ikan dikatakan melambangkan asal Singapura sebagai pelabuhan yang makmur. Patung indah yang tinggi tersebut dikomisikan senilai $ 165.000 pada tahun 1971 dan dipasang secara resmi pada tanggal 15 September 1972 oleh Perdana Menteri Lee Kuan Yew.
Relokasi dan Merlion Baru di Sentosa
Pada tahun 1997, selesainya Jembatan Esplanade menghalangi pandangan patung Merlion dari tepi laut Marina Bay. Merlion, simbol Singapura yang menyambut pengunjung setiap tahunnya, sejak itu telah dipindahkan. Patung tersebut sekarang menetap di rumah barunya pada tanggal 15 September 2002, di Merlion Park, tempat wisata yang populer. Patung itu juga telah menjadi landmark Singapura dan dua struktur Merlion lainnya juga berada di sini.
Pada tahun 1996, ikon terkenal Singapura ini juga direproduksi di Sentosa (dalam skala yang jauh lebih besar). Dibangun dengan beton dan kaca, dan berdiri setinggi 37 meter yang diberi nama Sentosa Merlion. Saat ini variasi Merlion telah dapat ditemukan di berbagai negara seperti China, Jepang dan Amerika Serikat.
Merlion disambar petir
Pada tanggal 28 Februari 2009, sekitar pukul 16.26 pada hari Sabtu, Merlion di Merlion Park disambar petir. Kejadian ini terjadi karena ada kekurangan proteksi petir pada Merlion itu sendiri. Sebuah berita dari radio lokal menunjukkan sebuah gambar dengan fragmen dari kepala Merlion di lapangan.

Seorang saksi mata mengatakan bahwa percikan api berkobar saat kilat melanda. Sekitar 30 orang berlari ke restoran terdekat untuk keamanan. Staf di sekitar mengatakan bahwa mereka mendengar sebuah ledakan diikuti oleh suara gedebuk yang sangat keras saat pecahan-pecahan jatuh ke tanah. Para penonton lainnya terus memotret ikon pariwisata berusia 36 tahun itu.
| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |