Apa itu Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)
NJOP adalah harga rata-rata yang diperoleh dari harga transaksi jual beli secara wajar. Namun apabila transaksi jual beli tidak ada maka NJOP bisa ditentukan melalui perbandingan harga dengan objek lain yang sejenis, selain itu juga bisa dari nilai perolehan baru atau NJOP Pengganti.
- Perbandingan harga dari objek lain yang sejenis adalah cara menentukan NJOP dengan melakukan perbandingan obyek pajak lain yang sejenis yang letaknya berdekatan dan juga memiliki fungsi yang sama dengan objek pembanding tersebut yang telah diketahui harga jualnya.
- NJOP pengganti adalah cara memperoleh harga NJOP berdasarkan pada hasil pendapatan atau income (pemasukan) objek yang di nilai.
- Nilai perolehan baru adalah cara memperoleh NJOP dengan menghitung seluruh total biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan object tersebut, penilaian objek pajak disesuaikan dengan kondisi fisik bangunan.
Dengan kata lain, NJOP juga bisa dibilang merupakan sebuah taksiran nilai harga suatu bangunan atau rumah yang dihitung berdasarkan luas dan zona rumah serta bangunan tersebut. Untuk mengetahui NJOP rumah Anda bisa dengan melihat informasi yang tertera pada detail kertas pembayaran PBB rumah Anda. Semakin mahal harga pasaran rumah dan bangunan zona itu maka akan semakin tinggi juga NJOPnya.
Untuk menjual atau membeli rumah, NJOP sering dijadikan patokan untuk menentukan harga terendah suatu rumah. Jika harganya jauh diatas NJOP maka rumah tersebut sering dianggap kemahalan sedangkan kalau jauh di bawah NJOP maka bisa jadi ada beberapa faktor yang mengakibatkan hal itu terjadi diantara lain karena daerahnya yang sudah tidak layak huni lagi, yang bersangkutan sangat membutuhkan uang, atau rumah tersebut dalam sengketa kepemilikan.
NJOP ditetapkan setiap 3 tahun oleh Menteri Keuangan namun untuk beberapa daerah tertentu, NJOP sebagai dasar dalam pengenaan Pajak PBB ini ditetapkan tiap tahun sesuai perkembangan daerahnya, karena setiap perkembangan di daerah masing-masing berbeda. Daerah seperti Jakarta, Medan, Surabaya dan kota-kota lainnya memiliki perkembangan daerah yang cepat sehingga penetapan NJOP dilakukan setiap tahun.
NJOP dan NJKP dijadikan patokan untuk menentukan harga properti. Nilai NJOP ditetapkan per meter persegi dan biasanya dianggap sebagai harga minimum atas property. Pada umumnya harga jual properti diatas NJOP, sekitar 1.5 – 2 kali lipat dari harga NJOP. Tentunya, ada faktor-faktor lain yang bisa mempengaruhi harga jual properti seperti letak tanah – apakah di pinggir jalan atau di dalam gang, walaupun keduanya bisa memiliki besaran pajak yang sama tetapi dengan harga jual yang berbeda (tanah di dalam gang sudah pasti memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan yang di pinggir jalan).
NJKP adalah besarnya nilai jual obyek yang akan dimasukkan ke dalam perhitungan pajak terhutang. Ini berarti NJKP juga merupakan bagian dari NJOP.
NJKP, yang singkatan dari Nilai Jual Kena Pajak (assessment value) bisa berada di angka yng sama dengan nilai jual, dan bahkan bisa lebih tinggi atau rendah dari nilai jual. Besaran NJKP ditetapkan setinggi-tingginya 100 persen dari nilai jual dan serendah-rendahnya 20 persen dari nilai jual.
Pada dasarnya, nilai jual sebenarnya dari objek pajak akan dijadikan sebagai dasar pengenaan PBB. NJOP sendiri terdiri dari NJOP tanah dan NJOP bangunan. Besarnya NJOP untuk tanah merupakan hasil kali NJOP per meter persegi tanah dengan luas tanah, sedangkan besarnya NJOP untuk bangunan adalah hasil kali luas bangunan dengan NJOP bangunan per meter persegi.
| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |

