Fakta Tentang Danau Toba
Danau terbesar di Indonesia ini memiliki panjang sekitar 100 km, lebar sekitar 30 km, dan hingga 1,600 meter kedalamannya.

Dengan kedalaman seperti itu, danau ini bisa dibilang sebagai danau terdalam kedua setelah danau Baikal yang memiliki kedalaman hingga 1.637 meter dan terletak di Rusia.
Danau terbesar di Asia Tenggara ini terletak di Provinsi Sumatera Utara dan terdapat sebuah pulau vulkanik yang dinamakan Pulau Samosir.

Menurut beberapa ilmuwan, danau air tawar terbesar se-Asia Tenggara ini terbentuk akibat erupsi yang dashyat Gunung Toba sekitar 74.000 tahun lalu. Letusan tersebut juga dikatakan telah membinasakan sekitar 60% makhluk hidup di Bumi menurut ilmuwan NASA.
Letusan Gunung Toba terjadi sebanyak 3 kali, yang pertama sekitar 800.000 tahun lalu dan mengakibatkan terbentuknya kaldera sisi selatan gunung, meliputi daerah Porsea dan Prapat, Sumatera Utara. Letusan yang kedua terjadi sekitar 500.000 tahun lalu yang membentuk kaldera di sisi utara (daerah antara Haranggaol dengan Silalahi), dan letusan yang ketiga sekitar 74.000 tahun lalu yang mengakibatkan terbentuknya kaldera dan mengubah Gunung Toba menjadi Danau Toba dengan Pulau Samosir di tengahnya.

Debu riolit (rhyolite) yang sama usianya dengan batuan Toba di Malaysia ditemukan sejauh 3.000 km ke utara hingga India Tengah, bahkan ditemukan juga di Samudera Hindia. Ditemukan juga bukti bentuk molekul debu volkanik yang sama pada 2100 titik di dunia. Penyebaran debu akibat meletusnya Gunung Toba ini juga bahkan terekam hingga Kutub Utara.
Pulau Samosir sendiri juga mempunyai dua danau di tengahnya yaitu Danau Aek Natonang dan Danau Sidihoni.

Tidak hanya Pulau Samosir, terdapat juga empat pulau lainnya di tengah Danau Toba, yakni Pulau Tao, Pulau Tulas, Pulau Sibandang, dan Pulau Tolping. Keempat pulau ini tidak berpenghuni.
Selain sebagai danau terluas di Indonesia maupun di Asia Tenggara, Danau Toba juga menjadi danau vulkanik terluas di dunia.
Selain Danau Toba, Gunung Toba juga menyebabkan terbentuknya Gunung Pusuk Buhit.
Gunung Toba dikenal sebagai supervolcano kedua terbesar di dunia setelah La Garita Caldera di Colorado, Amerika Serikat.
Volume air di danau ini bisa membanjiri semua wilayah Inggris sampai kedalaman satu meter.
Lokasi Danau Toba rawan bencana, ini dikarenakan titik lokasinya berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik yaitu Eurasia, Australia, dan Pasifik.
Danau Toba juga merupakan habitat ikan Batak yang bernama latin Neolisschosillus Thienemanni. Anda tidak akan menemukan spesies ikan ini di tempat lain.
Danau Toba menduduki posisi pertama dunia di Twitter dibandingkan dengan danau indah lainnya.
Danau Toba dikelilingi oleh 7 kabupaten - Kabupaten Samosir, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Dairi, Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun, dan Kabupaten Toba Samosir.
| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |

