Perbedaan Demokrasi & Republik
Kata ‘demokrasi’ terdiri dari dua kata – demo (demos) dan krasi (kratos/cratein). Demos artinya rakyat, sedangkan kratos/cratein artinya pemerintahan, sehingga kata demokrasi tersebut bisa diartikan sebagai pemerintahan rakyat – atau yang banyak dikenal orang sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
Bentuk pemerintahan yang memberikan setiap warganya hak yang setara dalam pengambilan keputusan ini juga memperbolehkan warga berpartisipasi (secara langsung ataupun melalui perwakilan) dalam pengembangan, perumusan, dan pembuatan hukum. Demokrasi mencakup kondisi ekonomi, budaya, dan sosial yang memungkinkan adanya praktik kebebasan politik secara bebas dan setara. Dengan kata lain, ini adalah bentuk pemerintahan di mana rakyat memilih pemerintah mereka sendiri dan suara terbanyaklah yang menang.
Republik adalah suatu negara yang dipimpin oleh presiden sebagai kepala negara (untuk masa jabatan tertentu) dan dipilih oleh rakyatnya sendiri. Bahkan di sebuah republik, suara terbanyaklah yang menang melalui perwakilan, namun minoritas tetap dilindungi agar tidak sepenuhnya digantikan atau diwakili.
Demokrasi Liberal
Sistem pemerintahan yang menggabungkan hak memiliki perwakilan pemerintah dengan hak kebebasan individu. Berdasarkan mayoritas oleh rakyat oleh orang-orang dengan perlindungan hak-hak politik, hukum, civil dan sosial individu dan kelompok minoritas (kebebasan berbicara dan lain-lain). Demokrasi liberal didasarkan pada 'Rule of Law', prinsip bahwa semua orang dan pemerintah memiliki hak yang sama di hadapan hukum, dan tidak ada yang berada di atas hukum.
Perbedaan Antara Demokrasi Langsung dan Perwakilan:
Demokrasi langsung hanya berjalan bila populasinya kecil, sedangkan demokrasi representatif diperuntukkan untuk negara-negara dengan populasi yang lebih besar. Demokrasi langsung = masukan politik yang lebih besar. Demokrasi perwakilan = orang orang terbatas untuk memilih perwakilan yang kemudian akan mempengaruhi pembuatan undang-undang.
Perbedaan Antara Demokrasi Perwakilan dan Demokrasi Liberal:
Demokrasi perwakilan adalah di mana warga memilih perwakilan untuk mewakili pandangan mereka, seperti halnya Demokrasi Liberal. Perbedaannya adalah bahwa dalam demokrasi liberal, hak semua warga dilindungi dan masing-masing memiliki hak yang dijaga oleh pemerintah.
Apa Itu Liberalisme
Liberalisme, doktrin politik yang mengutamakan perlindungan dan peningkatan kebebasan individu menjadi masalah utama politik. Liberal biasanya percaya bahwa pemerintah diperlukan untuk melindungi individu agar tidak dirusak atau dipengaruhi oleh orang lain, namun mereka juga menyadari bahwa pemerintah itu sendiri dapat menjadi ancaman bagi kebebasan.
Apa Itu Komunis
Sebuah teori politik yang berasal dari Karl Marx, di mana mengarah pada masyarakat yang semua orang setara, semua properti dimiliki oleh bersama, tidak ada kelas sosial, tidak ada kepemilikan pribadi. Setiap orang bekerja sesuai dengan kemampuan dan keinginan mereka namun saling memenuhi kebutuhan satu sama lain.
Konsep komunisme dimulai dengan Karl Marx dan Friedrich Engels pada tahun 1840an dan kemudian menyebar ke seluruh dunia, dan digunakan di Uni Soviet, China, Jerman Timur, Korea Utara, Kuba, Vietnam, dan tempat lainnya.
Apa Itu Sosialisme
Inti makna sosialisme adalah kepemilikan bersama. Komunisme dan sosialisme adalah struktur ekonomi dan politik yang mempromosikan kesetaraan dan berusaha untuk menghilangkan kelas sosial. Beberapa orang berpendapat bahwa komunisme adalah bentuk ekstrim dari sosialisme. Banyak negara memiliki partai politik sosialis yang dominan namun sangat sedikit yang benar-benar komunis.
Dalam sosialisme, sumber daya ekonomi dikelola dan dikendalikan oleh rakyat sendiri melalui komune atau dewan sementara dalam komunisme, manajemen dan kontrol berada pada beberapa orang dalam satu partai tunggal.
Kaum Sosialis mendistribusikan kekayaan kepada orang-orang berdasarkan usaha produktif seseorang sedangkan komunis berdasarkan kebutuhan individu. Dalam masyarakat komunis, setiap orang bekerja menuju tujuan komunal yang sama. Tidak ada orang kaya atau orang miskin - semuanya setara, dan masyarakat mendistribusikan apa yang dihasilkannya hanya berdasarkan kebutuhan.
Seperti komunisme, fokus utama sosialisme adalah pada kesetaraan. Tapi para pekerja mendapatkan upah yang bisa mereka gunakan, sementara pemerintah, bukan warga negara, memiliki dan mengoperasikan sarana untuk produksi. Pekerja menerima apa yang mereka butuhkan untuk memproduksi dan bertahan. Sosialis bisa memiliki properti pribadi sementara komunis tidak bisa.
Bagaimana Dengan Fasisme
Fasisme adalah ideologi yang kompleks. Ada banyak definisi fasisme; Beberapa orang menggambarkannya sebagai jenis atau serangkaian tindakan politik, filosofi politik atau gerakan massa. Beberapa definisi setuju bahwa fasisme adalah otoriter dan mempromosikan nasionalisme dengan segala cara, namun karakteristik dasarnya sampai sekarang masih dalam perdebatan.
Beberapa orang mendefiniskan fasisme sebagai kondisi masyarakat yang dikuasai oleh kekuasaan tunggal berbasis militer, hanya ada 1 partai tunggal dalam pemerintahannya sehingga akan menolak kaum oposisi, kepentingan negara merupakan prioritas utama dari kepentingan individu atau kelompok apapun.
Fasisme umumnya terkait dengan Nazi Jerman dan rezim Italia yang mulai berkuasa setelah Perang Dunia I, meskipun beberapa negara lain telah mengalami rezim fasis atau semacamnya. Adolf Hitler di Jerman, Benito Mussolini di Italia, Francisco Franco di Spanyol dan Juan Perón di Argentina adalah pemimpin fasis terkenal abad ke-20.
Apa Itu Anarkisme
Istilah anarkisme tidak harus diartikan negatif, dan tidak ada hubungannya dengan aksi kekerasan, perusakan, atau premanisme. Dengan bahasa yang mudah dimengerti, anarkisme adalah gagasan akan kondisi masyarakat tanpa adanya figur pemimpin, tidak ada bentuk otoritas apapun dan tanpa ada hirarki kewenangan vertikal, tidak ada sistem pemerintahan.
Apa Itu Kapitalisme
Kata 'kapitalisme' sekarang cukup umum digunakan untuk menggambarkan sistem sosial di mana kita tinggal sekarang. Hal ini juga sering diasumsikan bahwa kapitalisme telah ada, jika tidak selamanya, maka untuk sebagian besar sejarah manusia. Padahal, kapitalisme adalah sistem sosial yang relatif baru.
Kapitalisme adalah sistem sosial yang sekarang ada di semua negara di dunia. Di bawah sistem ini, kebebasan dari sektor swasta sangatlah dijunjung tinggi sehingga dapat berperan aktif dalam perputaran roda ekonomi.
Kapitalisme adalah sebuah sistem ekonomi dan politik di mana perdagangan dan industri suatu negara dikendalikan oleh pemilik swasta untuk mendapatkan keuntungan, bukan oleh negara. Kapitalisme adalah sistem sosial yang didasarkan pada pengakuan hak individu, termasuk hak kepemilikan, di mana semua properti dimiliki secara pribadi.
Dengan kata lain, siapa saja yang memiliki uang atau modal dapat melakukan usaha untuk memperoleh keuntungan dan pemerintah tidak dapat melakukan intervensi pasar guna keuntungan bersama.
Di bawah sistem ini, sarana untuk memproduksi dan mendistribusikan barang (tanah, pabrik, teknologi, sistem transportasi dll) dimiliki oleh sebagian kecil orang. Kita menyebut kelompok orang ini sebagai kelas kapitalis, sedangkan orang-orang yang bekerja dengan mereka untuk upah atau gaji disebut sebagai kelas pekerja.
Inilah yang kita maksud saat kita mengatakan ada dua kelas di masyarakat. Pembagian kelas ini merupakan ciri khas kapitalisme. Terdapat juga berbagai 'kelas' lain seperti 'kelas menengah', tapi dua kelas inilah yang sering didefinisikan sebagai kunci untuk memahami kapitalisme.
| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |

