Apa Itu Gelatin
Gelatin (juga dikenal sebagai gelatin hidrolisat, gelatin terhidrolisis, kolagen hidrolisat, kolagen terhidrolisis, dan peptida kolagen) adalah bahan makanan yang tidak berasa, tembus cahaya, dan tidak berwarna, berasal dari kolagen yang diambil dari bagian tubuh hewan.
Kolagen itu sendiri merupakan material yang membentuk tulang dan jaringan kartilago. Kolagen adalah protein struktural pada semua hewan dan merupakan protein paling berlimpah dalam tubuh. Ini diperlukan untuk tulang, rambut, kulit, dan kuku yang sehat, dan berperan dalam membentuk hampir setiap jenis jaringan hewan.

Kolagen adalah scleroprotein paling penting dalam tubuh manusia dan hewan. Unit dasar terdiri dari rantai protein sekitar 1050 asam amino. Ini terjalin dalam kelompok tiga untuk membentuk struktur triple helix. Hubungan silang antara banyak triple heliks ini menghasilkan fibril kolagen yang memiliki struktur jaringan tiga dimensi. Dan struktur inilah yang membentuk jaringan ikat di kulit dan tulang.
Komposisi asam amino kolagen atipikal untuk protein, terutama sehubungan dengan kandungan hidroksiprolin yang tinggi. Motif yang paling umum dalam urutan asam amino dari kolagen adalah glisin-prolin-X dan glisin-X-hidroksiproline, di mana X adalah asam amino apa pun selain glisin, prolin, atau hidroksiprolin.
Protein ini diperoleh dengan merebus kulit, ligamen, tendon, dan / atau tulang dengan air. Seringkali diperoleh dari babi atau sapi.

Proses hidrolisis (asam atau basa) secara termal dilakukan demi menarik (extraction) kolagen keluar dari bagian tubuh hewan tersebut.
Kemampuannya membentuk gel menjadikannya sering digunakan untuk keperluan industri makanan & minuman, kecantikan, industri farmasi, industri fotografi, industri kimia dan militer.
Karena gelatin mengandung kolagen (salah satu bahan yang membentuk tulang rawan dan tulang), banyak orang menggunakannya untuk mengobati osteoartritis, rheumatoid arthritis, dan osteoporosis.
Gelatin yang beredar dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu gelatin tipe A (acid) dan gelatin tipe B (base). Jenis gelatin tipe A ini kebanyakan terbuat dari kulit babi yang masih muda. Proses membuatnya lebih cepat karna rangkaian kolagennya belum terikat kuat, hanya cukup merendamnya ke dalam larutan asam klorida dalam sehari kemudian melakukan pencucian demi menyingkirkan garam dan asamnya.
Selanjutnya adalah gelatin jenis tipe B, yang dibuat dari kulit atau tulang hewan ternak seperti kambing, sapi atau kerbau. Proses pembuatannya pun lebih lama, bahkan bisa berminggu-minggu.
Karena gelatin yang terbuat dari bahan babi harganya lebih murah dan proses pembuatannya lebih cepat, jangan heran jika jenis gelatin ini menjadi paling umum digunakan dalam industri pagan maupun obat-obatan.
Gelatin bubuk, seperti yang secara mudah kita dapat temukan di toko bahan makanan, dapat dicampur dengan air panas untuk bertindak sebagai basis agar-agar untuk banyak produk gelatin seperti Jell-O, beberapa keju krim, marshmallow, gummy bears, es krim, dan saus celup. Selain itu, juga dapat berfungsi sebagai pengental untuk saus gurih dan sup.
Hati-hati dengan gelatin merek murah karena dapat memiliki kadar logam berat yang tinggi, dan ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.
Gelatin terdiri dari lebih dari 20 asam amino utama, yang paling banyak di antaranya adalah glisin, prolin, alanin, arginin, dan hidroksiprolin (metabolit prolin). Semua asam amino ini merupakan bahan pembangun protein dalam tubuh kita, mereka masing-masing mengandung manfaat kesehatan yang unik.
- Glycine menawarkan manfaat penyembuhan usus, meningkatkan metabolisme gula, dan meningkatkan produksi asam lambung selama pencernaan.
- Proline sangat penting dalam pembangunan matriks kulit yang sehat, penyembuhan luka, dan menghilangkan nyeri sendi. Ketika dikombinasikan dengan vitamin C, hal ini akan dimetabolisme menjadi bentuk yang lebih berguna, yang disebut hydroxyproline. Meskipun keduanya dianggap sebagai asam amino non-esensial (artinya tubuh dapat membuatnya sendiri), sulit bagi tubuh untuk menghasilkan jumlah yang cukup tanpa makan protein atau suplementasi yang memadai.
- Alanine digunakan dalam perawatan medis gula darah rendah dan dalam mencegah hipoglikemia dalam semalam, dan sementara masih belum ada bukti yang cukup, itu juga berpotensi membantu dalam memperbaiki dehidrasi terkait diare, stres, kelelahan, dan kondisi lainnya.
- Arginine menawarkan sejumlah sifat penyembuhan. Yang satu ini dapat memperbaik kondisi jantung dengan merelaxkan dan membuka arteri, mempromosikan penyembuhan luka, memfasilitasi detoksifikasi ginjal, dan mempertahankan fungsi hormonal dan kekebalan tubuh.
Perbedaan Gelatin & Agar Agar
Gelatin bukan vegan, tetapi "agar agar" yang sering dipasarkan sebagai "gelatin" adalah vegan - itu dibuat dari jenis rumput laut. Agar-agar berasal dari algae dan digunakan dalam makanan penutup dan masakan Jepang, sedangkan apel pektin (atau pektin dari buah-buahan lain) digunakan untuk mengentalkan jelly dan selai. Tak satu pun dari alternatif gelatin ini memberikan manfaat kesehatan yang sebanding dengan gelatin yang berasal dari hewan, tetapi mereka menciptakan efek kuliner yang serupa bila digunakan dengan benar.
Agar adalah campuran dari dua komponen: agarosa polisakarida linier, dan campuran heterogen dari molekul yang lebih kecil yang disebut agaropectin. Dia membentuk struktur pendukung di dinding sel spesies alga tertentu, dan dilepaskan saat dididih. Alga ini dikenal sebagai agarofita, dan termasuk dalam filum Rhodophyta (alga merah).
Agar agar dikenal dengan sebutan kanten di Jepang dan oleh orang Sunda disebut lengkong.
Apakah Gelatin & Pektin Sama?
Baik gelatin dan pektin banyak digunakan untuk mengentalkan cairan untuk membentuk gel setengah padat. Meskipun keduanya dapat digunakan untuk menyiapkan produk seperti jeli, namun cara atau metode yang digunakan berbeda dikarenakan sifatnya yang berbeda.
Pektin adalah sumber serat yang diekstrak dari buah-buahan, biji-bijian dan sayuran. Serat yang larut dalam air ini terletak di dinding sel buah. Buah ceri, anggur, apel, dan buah citrus seperti grapefruit dan lemon memiliki konsentrasi pektin yang tinggi sedangkan buah persik dan pir memiliki tingkat yang rendah.

Pektin juga digunakan dalam filling, jus buah, permen, minuman susu, obat penenang tenggorokan, obat pencahar, obat-obatan dan sebagai sumber serat makanan. Orang menggunakan pektin untuk trigliserida tinggi, kolesterol tinggi, dan untuk mencegah kanker prostat dan kanker usus besar. Selain itu juga digunakan untuk penyakit refluks gastroesofagus dan diabetes.
| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |

