Fakta Tentang Gula
Gula termasuk dalam kelas dari karbohidrat sehingga merupakan salah satu sumber energi makanan. Karbohidrat dapat dibagi menjadi 3 kelompok yang berbeda, yaitu: gula; oligosakarida dan polisakarida. Gula dapat dibagi lagi menjadi 3 kelas: monosakarida; disakarida dan poliol.
Monosakarida adalah satu unit gula. Yang biasa ditemukan pada makanan adalah:
- Glukosa (sering disebut gula darah saat berbicara tentang glukosa darah)
- Fruktosa (salah satu gula utama yang ditemukan dalam buah - yang lain adalah sukrosa dan glukosa)
- Galaktosa (ditemukan dalam susu).
Disakarida terdiri dari dua monosakarida yang saling terhubung. Yang biasa ditemukan adalah:
- Sukrosa (gula meja) = glukosa + fruktosa
- Laktosa (gula susu) = glukosa + galaktosa
- Maltosa (gula malt) = glukosa + glukosa
Dalam bahasa Inggris, referensi untuk "sugar" biasanya berarti sukrosa atau gula meja, sedangkan referensi untuk "sugars" berarti kombinasi mono-, di- dan oligosakarida.
Gula merupakan sumber penting makanan energi. Selama pencernaan, semua makanan karbohidrat (pati dan gula) dipecahkan menjadi satu molekul gula. Gula ini kemudian diserap dari usus ke dalam aliran darah untuk dikirim ke sel, di mana mereka digunakan untuk menyediakan energi untuk fungsi seluler. Di berbagai belahan dunia di mana orang menderita kekurangan gizi, gula dijadikan sebagai sumber energi murah untuk menunjang aktivitas manusia.
Gula merupakan salah satu bahan makanan tertua di dunia. Orang-orang dari Papua Nugini dipercaya yang pertama kali mengubah tebu menjadi gula pada sekitar 8000 sebelum masehi.
Sukrosa adalah jenis gula yang paling umum digunakan dan gula ini dalam bahasa Inggris biasanya disebut table sugar.
Dua jenis tanaman berbeda yang menyediakan sebagian besar gula di dunia: gula tebu dan sugar beet. Tebu ditanam di daerah tropis dan subtropis. Sugar beet ditanam di daerah beriklim sedang, seperti bagian Eropa, Jepang, dan Amerika Serikat.

Satu-satunya rasa yang digemari manusia ketika lahir adalah gula.
Terlalu banyak mengkonsumsi gula dapat meningkatkan risiko penyakit jantung secara keseluruhan. Faktanya, gula sebenarnya mengubah protein otot jantung dan mekanik pemompaan jantung.
Kelebihan konsumsi gula juga dikaitkan dengan produksi kanker. Studi menemukan bahwa asupan gula yang tinggi dapat mempengaruhi secara negatif tingkat kesembuhan pada pasien kanker payudara dan pasien kanker usus besar.
Gula dan alkohol memiliki efek toksik hati yang serupa. Selain itu, kerusakan hati bisa terjadi meski tanpa kelebihan kalori atau penambahan berat badan.
Sebuah studi di tahun 2009 menemukan bahwa konsumsi glukosa mempercepat penuaan sel dalam tubuh. Selain itu, sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa konsumsi gula berlebihan terkait dengan kekurangan ingatan dan keseluruhan pemrosesan kognitif.
American Heart Association merekomendasikan agar wanita dewasa tidak makan lebih dari 24 gram, atau 6 sendok teh gula dan pria tidak lebih dari 36 gram, atau 9 sendok teh gula per hari. Rata-rata saat ini adalah lebih dari 30 sendok teh gula per hari.

Komposisi gula ditemukan dalam makanan yang banyak orang kira tidak ada, seperti kerupuk, air tonik, biskuit, saos tomat, bumbu dapur dan roti.
Sebuah studi tahun 2013 menemukan bahwa setidaknya 180.000 kematian di seluruh dunia dikaitkan dengan konsumsi minuman manis. A.S. saja sudah terdapat 25.000 kematian di tahun 2010.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan untuk mengkonsumsi gula tidak lebih daripada yang ditemukan dalam satu minuman soda biasa per hari.
Satu sendok teh gula putih mengandung 15 kalori.
Lemon memiliki lebih banyak gula daripada stroberi.
Kucing tidak bisa menikmati makanan atau minuman yang manis, ini dikarenakan hewan ini tidak memiliki reseptor rasa manis di otak mereka.
Senyawa termanis yang pernah ditemukan adalah Lugduname. Bayangkan saja, rasanya 20.000 kali lebih manis daripada gula biasa.
Jika makanan yang kaya akan serat, lemak, dan protein membantu membuat seseorang merasa kenyang, gula tidak menimbulkan perasaan kenyang.
Lebih dari setengah dari 8,4 juta metrik ton gula yang diproduksi di Amerika Serikat setiap tahunnya berasal dari sugar beet.
Orang Amerika mengkonsumsi gula sebagian besar melalui minuman softdrink (33%), diikuti permen dan candy (16,1%); kue (12,9%); minuman buah (9,7%); dairy dessert dan susu (8,6%); dan biji-bijian (5,8%).

Untuk mengetahui jumlah kalori dari gula dalam suatu produk, anda bisa mengkalikan jumlah gram tersebut dengan angka 4. Contoh, produk yang mengandung 20 gram gula mengandung 80 kalori.
Brazil adalah produsen tebu terbesar di dunia, sedangkan India adalah konsumen gula terbesar di dunia. Sekitar 70% dari semua gula yang dihasilkan digunakan di negara asalnya. Lebih dari 100 negara memproduksi gula secara komersial.
Gula bermanfaat dalam memasak: mencegah makanan dari kerusakan, menjaga warna buah dengan menahan air, dan menghasilkan sebuah rasa dalam berbagai makanan.
Gula telah terbukti menyebabkan keriput melalui glikasi, yang terjadi bila kelebihan gula darah berikatan dengan kolagen di kulit dan membuatnya kurang elastis.

Bila tubuh tidak cukup cepat untuk membersihkan glukosa atau gula maka gula akan menghancurkan jaringan. Ini pada dasarnya apa yang dinamakan diabetes: ketidakmampuan untuk melenyapkan glukosa.
Di Amerika Serikat dan Jepang, sirup jagung fruktosa tinggi digunakan sebagai pengganti gula dalam beberapa hal, terutama pada minuman ringan dan makanan olahan.
Menurut survey, orang kaya cenderung mengkonsumsi gula lebih sedikit.
Tingkat kecanduan yang diberikan oleh gula sama seperti pada kokain.
Periset menemukan bahwa orang yang minum 2,5 kaleng soda manis setiap hari tiga kali lebih cenderung mengalami depresi dan cemas daripada mereka yang minum lebih sedikit.
Gula aren atau disebut juga dengan gula merah, merupakan pemanis yang berasal dari berbagai jenis pohon palem. Mereka adalah tanaman aren (arenga pinnata), kelapa (cocos nucifera), dan siwalan atau lontar. Cairan (nira) yang dikeluarkan dari bunga pohon keluarga palem-paleman ini direbus hingga kental kemudian dituangkan dalam berbagai bentuk cetakan hingga mengering. Meskipun gula aren yang berasal dari pohon palem yang berbeda masing-masing memiliki komposisi yang hanya sedikit berbeda namun semua diprosesnya sama.
| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |

