Fakta Tentang Pearl Harbor
Pearl Harbor adalah nama pelabuhan dan pangkalan militer, yang berada di dalam wilayah kota Honolulu . Nama Negara Bagian (Provinsi) nya adalah Hawaii . Pearl Harbor terletak di Pulau Oahu, Hawaii, Amerika Serikat, tepatnya di sebelah barat kota Honolulu .

Wilayah ini merupakan pangkalan angkatan laut penting yang terkenal karena serangan bersejarah pada 7 Desember 1941 .
Sejarah
Amerika Serikat secara resmi mencaplok (menganeksasi) seluruh Kepulauan Hawaii melalui Newlands Resolution pada tahun 1898 . Sejak momen inilah Pearl Harbor sepenuhnya menjadi milik dan berada di bawah kedaulatan pemerintah Amerika Serikat .
Setelah menjadi pemilik sah, Kongres AS mendirikan pangkalan angkatan laut resmi bernama Pearl Harbor Naval Shipyard pada tahun 1908 untuk memperkuat armada militer mereka di kawasan Samudra Pasifik .
Jatuhnya Hawaii ke Tangan AS
Kerajaan Hawaii jatuh ke tangan Amerika Serikat melalui kudeta bersenjata pada tahun 1893 yang didalangi oleh para pengusaha tebu asal AS dan didukung oleh pasukan marinir militer Amerika .
1. Pengusaha Tebu AS
Sejak pertengahan abad ke-19, warga pendatang asal AS berhasil menguasai sebagian besar lahan perkebunan tebu di Hawaii . Mereka menjadi sangat kaya dan mulai mengontrol roda perekonomian serta memonopoli kebijakan politik lokal di kepulauan tersebut .
2. Konstitusi Bayonet 1887
Pada tahun 1887, kelompok pengusaha bersenjata ini memaksa Raja Hawaii saat itu, Raja Kalākaua, untuk menandatangani konstitusi baru di bawah ancaman senjata . Konstitusi ini memangkas hak suara warga asli Hawaii dan merampas sebagian besar kekuasaan monarki demi keuntungan politik para pengusaha AS .
3. Perlawanan Ratu Liliʻuokalani (1891)
Ratu Liliʻuokalani naik takhta pada tahun 1891 dan mencoba mengembalikan kedaulatan rakyatnya . Beliau menyusun konstitusi baru untuk mengembalikan hak suara warga asli Hawaii dan memulihkan wewenang penuh kerajaan .
4. Kudeta Militer (1893)
Khawatir kehilangan kendali ekonomi, para pengusaha AS membentuk "Committee of Safety" untuk menggulingkan sang Ratu . Pada 17 Januari 1893, dengan bantuan ilegal dari pasukan Marinir AS (USS Boston) yang mendarat di Honolulu, mereka berhasil mengepung istana dan memaksa Ratu Liliʻuokalani turun takhta demi menghindari pertumpahan darah .
5. Republik Hawaii ke Aneksasi Resmi (1894–1898)
Para pemberontak kemudian mendirikan pemerintahan sementara berbentuk Republik Hawaii . Pada tahun 1898, Presiden AS William McKinley resmi menandatangani Newlands Resolution, yang mengesahkan aneksasi (pencaplokan) Hawaii menjadi wilayah teritorial resmi Amerika Serikat .
Apa yang terjadi pada Ratu Liliʻuokalani setelah Amerika Serikat mencaplok Hawaii?

Ratu Liliʻuokalani menghadapi masa-masa yang sangat sulit setelah Kerajaan Hawaii digulingkan dan diambil alih oleh Amerika Serikat .
1. Ditahan di Istananya Sendiri (1895)
Pada tahun 1895, sekelompok royalis (pendukung setia kerajaan) melakukan pemberontakan bersenjata untuk mengembalikan Ratu Liliʻuokalani ke takhta . Pemberontakan itu gagal . Pemerintah Republik Hawaii (pemerintahan bentukan pengusaha AS) menuduh Ratu mengetahui rencana tersebut . Beliau ditangkap dan dipenjara di sebuah kamar di lantai dua Istana Iolani selama hampir setahun .
2. Dipaksa Menandatangani Dokumen Turun Takhta
Saat berada dalam tahanan istana, Ratu dipaksa menandatangani dokumen formal yang menyatakan dirinya melepaskan hak takhta secara total . Hal ini beliau lakukan demi menyelamatkan nyawa para pendukungnya yang ditangkap dan diancam hukuman mati oleh pemerintah baru .
3. Perjuangan Diplomasi ke Washington D.C.
Setelah dibebaskan dari tahanan rumah, Ratu Liliʻuokalani pergi ke Washington D.C. Beliau melobi Presiden AS Grover Cleveland dan Kongres AS untuk memprotes pencaplokan Hawaii . Meskipun Presiden Cleveland sempat bersimpati, suksesi politik di AS membuat perjuangan diplomasi Ratu gagal total saat Presiden William McKinley resmi menganeksasi Hawaii pada tahun 1898 .
4. Menjadi Warga Sipil dan Menulis Lagu
Setelah Hawaii resmi menjadi wilayah AS, beliau hidup sebagai warga sipil biasa di rumah pribadinya, Washington Place . Beliau mendedikasikan sisa hidupnya untuk menulis buku biografi, memperjuangkan hak-hak warga asli Hawaii, dan menggubah musik . Salah satu lagu ciptaannya yang sangat terkenal di dunia adalah "Aloha ʻOe" .
Ratu Liliʻuokalani meninggal dunia pada 11 November 1917 di usia 79 tahun akibat stroke . Beliau dimakamkan melalui upacara pemakaman kenegaraan ala kerajaan yang dihadiri oleh ribuan warga Hawaii yang berduka .
Jepang Menyerang Pearl Harbor
Jepang menyerang Pearl Harbor pada hari Minggu pagi, 7 Desember 1941 . Serangan mendadak ini dimulai sekitar pukul 07.48 waktu setempat (atau pukul 07.55 menurut beberapa catatan militer) dan berlangsung selama kurang lebih dua jam .
- Gelombang Pertama (07.48 AM): Sebanyak 183 pesawat tempur dan pengebom Jepang meluncur dari kapal induk untuk melumpuhkan kapal perang AS .
- Gelombang Kedua (08.50 AM): Gelombang lanjutan sebanyak 170 pesawat kembali menyerang untuk menghancurkan fasilitas pangkalan udara .
- Berakhir (09.45 AM): Pasukan Jepang menarik diri setelah berhasil merusak kekuatan utama Armada Pasifik AS .

Hasil Serangan Jepang Terhadap Pearl Harbor
Menewaskan 2.403 warga Amerika (termasuk 68 warga sipil) dan melukai lebih dari 1.100 orang .
Menenggelamkan atau merusak 19 kapal perang—termasuk 8 kapal tempur (battleship) utama—serta menghancurkan lebih dari 180 pesawat terbang AS .
Peristiwa inilah yang menjadi titik balik sejarah dunia karena langsung memicu keterlibatan resmi Amerika Serikat dalam Perang Dunia II pada keesokan harinya, 8 Desember 1941 .
| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |