Untitled Document

SitusBelanjaOnline.com

Apa Gunanya Paspor
Fakta Tentang Singapura
Arti Lambang Merlion
Fakta Tentang Malaysia
Fakta Tentang Papua Nugini
Fakta Tentang Myanmar
Fakta Tentang Thailand
Sejarah Politik Thailand
Fakta Tentang Filipina
Fakta Tentang Taiwan
Fakta Tentang China
Tahun Baru Imlek
Praktik Perayaan Imlek
Kalender Lunar
Fakta Tentang Nepal
Fakta Tentang Mongolia
Fakta Tentang Kazakhstan
Fakta Tentang Korea Utara
Fakta Tentang Korea Selatan
Fakta Tentang Perang Korea
Fakta Tentang Vietnam
Fakta Tentang Perang Vietnam
Fakta Tentang Kamboja
Fakta Tentang Sihanoukville
Fakta Tentang Khmer Merah
Fakta Tentang Laos
Fakta Tentang Afghanistan

Fakta Tentang Brunei Darussalam
Fakta Tentang Jepang
Apa Itu Shakuhachi
Fakta Tentang Amerika
Fakta Tentang Pearl Harbor
Fakta Tentang Australia
Fakta Tentang Kanada
Fakta Tentang Guam
Fakta Tentang Britania Raya
Fakta Tentang Jerman
Fakta Tentang Rusia
Fakta Tentang Perancis
Fakta Tentang Italia
Fakta Tentang India
Fakta Tentang Sri Lanka
Fakta Tentang Pakistan
Fakta Tentang Iran
Fakta Tentang Irak
Fakta Tentang Israel & Palestina
Fakta Tentang Arab Saudi
Fakta Tentang Kirgistan
Apa Itu Proyek Obor
Jembatan Terpanjang
Asal-Usul Kata Yi

Fakta Seputar Api
Fakta Seputar Kebakaran
Fakta Seputar Air
Fakta Tentang Banjir
Cara Jakarta Tangani Banjir
Jika Tanggul Jebol
Rumah Pompa Pluit Terbesar
Fakta Seputar Gempa
Perang Dunia Kedua
Bedanya La Nina dan El Nino

Untitled Document

Bagaimana Jika Tanggul Jebol? Cara Penanganan dan Solusi Jangka Panjang

Bagaimana mereka menangani tanggul yang jebol

Peristiwa jebolnya tanggul di kawasan Jakarta Utara—seperti tragedi jebolnya Tanggul Muara Baru pada akhir 2007 maupun Tanggul Latuharhary/Pluit pada awal 2013—menjadi salah satu momen paling krusial dalam sejarah penanganan banjir Jakarta.

Secara teknik rekayasa sipil (civil engineering), air deras yang terus menyembur tidak bisa langsung ditambal begitu saja menggunakan semen atau beton basah, karena semen tidak akan bisa mengering dan justru akan langsung hanyut terbawa tekanan air.

cara nangani tanggul jebol

Berikut adalah tahapan dan strategi darurat serta jangka panjang yang digunakan tim gabungan (Kementerian PUPR, TNI, dan Pemprov DKI) untuk mengatasi masalah tersebut:

1. Penanganan Darurat saat Arus Masih Deras

2. Penambalan dan Pembetonan Permanen

Setelah arus air berhasil diredam dan diperlambat oleh sheet pile baja serta batu gajah:

3. Solusi Jangka Panjang pasca-Kejadian

Belajar dari kejadian jebolnya tanggul di tanah Jakarta Utara yang terus melesak (land subsidence), pemerintah mengubah pendekatan fisik:

  1. Pembangunan Tanggul Komposit Laut (Proyek NCICD):

    Tanggul lama yang hanya berupa tembok biasa diganti dengan dinding spun pile bertulang berdiameter besar yang ditancapkan sangat dalam. Di sisi luarnya diberi susunan batu armoring (rock armor) untuk menahan benturan ombak laut pasang (rob).

  2. Elevasi Tanggul Dinaikkan:

    Tinggi tanggul di kawasan rentan seperti Muara Baru dan Kalibaru terus ditingkatkan (mencapai 3,5 hingga 4,8 meter di atas permukaan laut) untuk mengantisipasi laju penurunan tanah dan kenaikan muka air laut.

  3. Penerapan Sistem Polder Otomatis:

    Area belakang tanggul dilengkapi dengan saluran kolektor (intercepting drain) dan kolam retensi/waduk yang terhubung langsung ke rumah pompa utama. Jadi, jika ada rembesan air (seepage) sekecil apa pun, air tersebut langsung otomatis terpompa kembali keluar.

Kapan proyek ncicd kelar

Proyek NCICD (National Capital Integrated Coastal Development) atau yang populer dengan sebutan Proyek Tanggul Laut Raksasa (Giant Sea Wall) adalah proyek infrastruktur jangka panjang yang pengerjaannya dibagi menjadi beberapa fase.

Target penyelesaian secara keseluruhan diperkirakan baru akan rampung sepenuhnya antara tahun 2030 hingga 2040+, tergantung pada dinamika anggaran, pembebasan lahan, serta hasil evaluasi teknis.

Berikut adalah rincian target penyelesaian berdasarkan fasenya:

1. Fase A: Tanggul Pantai & Tanggul Muara (Target: Rampung ~2026–2030)

Ini adalah fase krusial mendesak yang sedang dan terus dikerjakan saat ini oleh Kementerian PUPR bersama Pemprov DKI Jakarta.

2. Fase B: Tanggul Laut Lepas Pantai / Offshore Giant Sea Wall (Target: ~2030–2040)

Fase ini merupakan bagian mega-struktur utama dari konsep NCICD.

3. Fase C: Reklamasi dan Pembangunan Kawasan Terpadu (Target: Long-Term / Pasca-2040)

Kota Pesisir Lain yang Mengalami Penurunan Tanah Cepat

Jakarta Utara bukan satu-satunya kawasan yang daratannya melesak turun. Beberapa kota di Pantai Utara Jawa (Pantura) mengalami fenomena serupa akibat kombinasi ekstraksi air tanah, penyedotan industri, dan tanah aluvial yang lunak:

Enam Kota Terendah di Dunia

Jika diukur berdasarkan posisi daratan/kota yang dihuni manusia dengan elevasi terendah di bawah permukaan laut (below sea level), berikut adalah urutan 6 kota/kawasan pemukiman terendah di dunia:

1. Ein Bokek & Kalya (Wilayah Laut Mati, tepi Tepi Barat / Israel)

Ketinggian: -390 hingga -430 meter di bawah permukaan laut.

daratan terendah di dunia

Keterangan: Kawasan pemukiman, resort, dan fasilitas wisata yang terletak di tepi Laut Mati ini memegang rekor sebagai daratan berpenghuni terendah di muka Bumi. Seluruh cekungan Laut Mati (Dead Sea Depression) terus menyusut, membuat elevasinya semakin dalam setiap tahunnya.

2. Tabgha / Tiberias (Danau Galilea, Israel)

Ketinggian: -200 hingga -210 meter di bawah permukaan laut.

Keterangan: Kota bersejarah Tiberias dan pemukiman di sekitarnya terletak di tepi Danau Galilea (Danau Tiberias). Cekungan danau air tawar ini merupakan cekungan danau air tawar terendah di dunia.

3. Kota Baki / Baku (Azerbaijan)

Ketinggian: -28 meter di bawah permukaan laut.

Keterangan: Baku adalah ibu kota negara Azerbaijan yang terletak di tepi Laut Kaspia. Baku memegang rekor resmi sebagai Ibu Kota Negara Terendah di Dunia sekaligus kota metropolis terbesar yang berada di bawah permukaan laut.

4. Imperial & El Centro (California, Amerika Serikat)

Ketinggian: -12 hingga -18 meter di bawah permukaan laut.

Keterangan: Terletak di kawasan Cekungan Salton (Salton Trough), perkotaan di Imperial County ini merupakan salah satu area pemukiman dan pertanian terendah di kawasan Amerika Utara.

5. Amsterdam / Rotterdam (Belanda)

Ketinggian: -2 hingga -7 meter di bawah permukaan laut.

Keterangan: Sekitar sepertiga wilayah Belanda berada di bawah permukaan laut. Kota Amsterdam berada di sekitar -2 mdpl, sementara kawasan perkotaan di sekitar Rotterdam (seperti Zuidplaspolder) menyentuh hingga -6,76 meter di bawah permukaan laut. Kota-kota ini bisa tetap kering berkat jaringan polder, tanggul Delta Works, dan pompa air raksasa.

6. New Orleans (Louisiana, Amerika Serikat) & Jakarta Utara (Indonesia)

Ketinggian: -1,5 hingga -2,5 meter di bawah permukaan laut.

Keterangan:

New Orleans: Sekitar setengah dari wilayah kota New Orleans berada di bawah permukaan laut (terutama di area dekat Danau Pontchartrain), dilindungi oleh sistem tanggul dan pompa setelah tragedi Badai Katrina.

jakarta utara daratan rendah banjir

Jakarta Utara (Kawasan Pesisir): Beberapa titik seperti Muara Baru dan Pluit telah melesak hingga -1,5 sampai -2 meter di bawah permukaan laut akibat penurunan tanah (land subsidence), menjadikannya salah satu kawasan pesisir megapolitan terendah dan paling rentan di Asia Tenggara.

Untitled Document

 

 

Untitled Document .