Cara Kerja Krim Cukur.
Anda selalu mengoles muka anda dengan krim cukur atau gel sebelum mulai bercukur, tetapi Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa? Seberapa perlu menyabuni muka dengan krim cukur sebelum mulai mencukur? Jawabannya ada pada kulit dan rambut Anda.
Kumis kita sebenarnya kuat dan fleksibel, jika Anda menggosokkannya dengan tangan, Anda akan merasakan betapa kasarnya helai-helai kumis tersebut. Di sisi lain, kulit wajah manusia lembut dan sensitif sehingga mudah terluka bila terkena benda-benda tajam.

Krim cukur memiliki empat fungsi
- Hidrasi. Krim cukur membantu menjaga kelembapan kumis selama pencukuran, membuatnya lebih lembut dan lebih mudah dipotong. Ketika lebih sedikit tenaga yang dibutuhkan untuk memotong setiap rambut, maka akan membuat pencukuran lebih nyaman.
- Pelumasan. Krim cukur menciptakan lapisan pelindung tipis antara pisau dan kulit, memastikan agar terjadinya lebih sedikit gesekan sehingga meminimalkan risiko iritasi dan kecelakaan akibat goresan. Jika Anda tidak mengoleskan krim cukur, kumis akan lebih sulit untuk dicukur sehingga menyebabkan kulit Anda tertarik dan tertarik lagi. Anda bahkan bisa tidak sengaja mencukur permukaan kulit Anda sendiri.
- Pelacakan. Kita mungkin tidak menyadarinya, tetapi dengan menyapu krim cukur di wajah saat bercukur membantu Anda melacak di area wajah mana saja Anda sudah menjalankan pisau cukur tersebut. Hal ini akan membantu memastikan bahwa Anda tidak kelewatan satu bagian pun.
- Menyegarkan. Menggunakan krim cukur akan membantu membuat kulit Anda terasa lembut dan segar setelahnya.
Gabungan keempat tugas ini merupakan nilai kumulatif sebuah krim cukur - tetapi apa perbedaan antara busa cukur dan gel cukur?
Busa cukur memiliki busa lebih tipis sehingga lebih mudah dicuci, sedangkan gel cukur memiliki busa yang lebih tebal sehingga lebih bisa meminimalisir terjadinya goresan pada kulit dari pisau pencukur.
Semua krim cukur mengandung bahan dasar yang sama:
Kombinasi gliserin, lanolin, asam stearat, dan trietanolamina membuat krim cukur berbusa ekstra lembut dan padat. Dikombinasikan dengan propelan (seringkali butana atau propana) maka akan membuatnya mengembang dan langsung menguap saat meninggalkan kaleng, mengisi busa dengan jutaan gelembungnya.
Belajar tentang krim cukur sama seperti mempelajari kimia sekolah menengah atas lagi. Meskipun produk cukur bisa dalam berbagai bentuk (krim, busa, gel, minyak), kebanyakan mengandung bahan umum yang sama:
- Surfaktan: memberikan busa dan bantalan
- Emollients: melumasi dan mengkondisikan kulit
- Humektan: untuk menjaga kelembapan kulit
- Air: berfungsi sebagai pelarut (cairan di mana zat lain larut)
Molekul kompleks yang dikenal sebagai surfaktan adalah molekul yang memiliki kemampuan khusus untuk dapat menahan minyak dan air. Masing-masing molekul ini memiliki dua bagian: kepala hidrofilik (menyukai air) yang menghasilkan busa, dan ekor hidrofobik (tidak menyukai air / menyukai minyak) yang memungkinkan busa bertahan lebih lama.
| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |

