Terbuat Dari Apakah Kertas?
Jika Anda melihat pohon, Anda mungkin heran bagaimana sesuatu yang begitu tinggi dan kuat dapat diubah menjadi sesuatu yang tipis dan lemah seperti selembar kertas. Prosesnya dimulai dari kayu mentah yang terbuat dari serat yang disebut "selulosa."
Serat selulosa pada pohon ini menempel bersama-sama dikarenakan oleh lem alami yang disebut "lignin." Ketika lignin dihilangkan dan serat selulosa dipisahkan dan diatur ulang, kertas dapat dibuat.

Selain itu membuat kertas dari berbagai jenis serat tumbuhan lainnya juga bisa, seperti kapas, bambu, dan rami. Misalnya, serat kapas sering digunakan untuk membuat kertas untuk uang. Sebagian besar (sekitar 95 persen) dari bahan baku yang digunakan untuk membuat kertas, berasal dari pohon.
Untuk membuat kertas dari pohon, kayu mentah harus diubah menjadi pulp atau "bubur." Bubur kayu adalah "sup" berair serat kayu selulosa, lignin, air, dan bahan kimia yang digunakan selama proses pulping.
Kayu dapat diubah menjadi pulp dengan beberapa cara yang berbeda. Pulping mekanis melibatkan penggunaan mesin untuk menggiling serpihan kayu menjadi bubur kertas.

Namun, pulp yang dihasilkan ini bisa tetap mempertahankan sebagian besar lignin-nya. Serat pendek hasil dari gilingan ini menciptakan kertas yang lemah yang sering digunakan untuk membuat kertas koran, buku telepon, atau jenis kertas berkekuatan rendah lainnya.
Metode yang lebih umum digunakan adalah chemical pulping (pulping kimia), juga dikenal sebagai "kraft." Bahan kimia digunakan untuk memisahkan lignin dari serat selulosa, meninggalkan campuran pulp yang dapat digunakan untuk membuat kertas yang lebih kuat atau keras.
Tergantung pada jenis kertas apa yang diinginkan, campuran pulp mungkin perlu diputihkan untuk membuat kertas berwarna putih. Pembuat kertas menggunakan berbagai bahan kimia untuk memutihkan pulp dengan warna yang mereka inginkan.
Ketika pulp sudah siap, kemudian mereka akan mulai membuat kertas dengan cara dasar yang sama yang digunakan pertama kali oleh orang Cina 1,900 tahun lalu. Dikarenakan campuran pulp yang begitu berair (kadang mencapai 99% air), serat selulosa harus dipisahkan dari campuran berair ini.
Dengan bantuan mesin, pulp atau bubur kayu ini disebar merata diatas permukaan yang berlobang-lobang seperti jala agar airnya bisa keluar terkuras dan mengering. Ketika sebaran pulp ini mengering maka secara otomatis akan menyatu sehingga menjadi sebuah kertas. Jika dilihat dengan mikroskop, serat atau fiber-fiber yang acak dalam pulp ini otomatis mengikat dan terikat satu dengan yang lainnya sebelum akhirnya di kompres lagi agar airnya keluar.

Orang bereksperimen dengan berbagai cara dalam pembuatan kertas. Mereka menyadari bahwa berbagai jenis kertas dapat dibuat tergantung pada seberapa tipis atau tebal mereka menyebar bubur kertas hingga kering. Jika kita menyebarkannya sangat, sangat tipis, maka kita mendapatkan kertas tisu!
Berbagai Jenis Kertas
Kertas bond
Jenis kertas ini lebih kuat dan lebih awet daripada selembar kertas biasa. Bukanlah dibuat dari pulp atau bubur kayu kelas rendah, kertas ini sebagian besar dibuat dari dari pulp kain dan sering digunakan untuk kop surat, laporan dan amplop yang diketik.
Kertas berlapis gloss
Kertas Gloss biasanya digunakan untuk selebaran dan brosur karena memiliki kilau yang tinggi. Tintapun mengering dengan baik, sehingga tidak memerlukan seal varnish (pernis segel) karena tinta tidak meluntur.
Kertas lapis matt
Kertas matt berlawanan dengan gloss - dilapisi dengan matt untuk menghasilkan kertas yang tidak mengkilap, mencegah silau. Jenis kertas ini sangat cocok untuk laporan, flyer, dan selebaran.
Kertas daur ulang
Terbuat dari produk kertas bekas, kertas daur ulang sangat cocok untuk mereka yang ingin mencoba untuk melindungi lingkungan mereka. Kertas daur ulang digunakan untuk sebagian besar dokumen termasuk laporan, kertas memo, dan formulir.
Silk coated paper
Karakteristiknya antara gloss dan matt, kertas yang disebut silk coated ini memiliki lapisan yang halus, mulus jika disentuh namun tidak mengkilau. Jenis kertas ini dapat digunakan untuk banyak hal seperti majalah, buku dan katalog.
Uncoated paper
Biasanya ditemukan di sebagian besar printer kantor, uncoated paper ini tidak memiliki coating, membuatnya sangat baik untuk penerimaan dan daya serap tinta. Karena tidak di coating, kertas ini memiliki kelebihan yang sering digunakan untuk menulis dan printer, ideal untuk kop surat dan kertas memo.
Sedikit fakta mengenai kertas:
Kertas ditemukan oleh orang China sekitar tahun 105 M. dan dirahasiakan selama beberapa tahun.
Untuk menghasilkan kertas dibutuhkan dua kali energi yang digunakan untuk menghasilkan kantong plastik. Semuanya membutuhkan energi untuk memproduksi.

Saat kita bicara, lebih dari 199 ton kertas telah diproduksi.
Dibutuhkan rata-rata 5 liter air untuk menghasilkan satu lembar kertas A4.
93% kertas berasal dari pohon.
50% dari limbah bisnis terdiri dari kertas.
Untuk mencetak edisi Minggu New York Times membutuhkan 75.000 pohon!
Daur ulang 1 ton kertas menghemat sekitar 682,5 galon minyak, 26.500 liter air dan 17 pohon.
Kemasan membentuk 1/3 atau lebih dari sampah masyarakat.
Kantor di AS menggunakan 12,1 triliun lembar kertas per tahun.
Kertas menyumbang 25% dari timbunan sampah dan 33% sampah kota.
Pengurangan penggunaan kertas diperkirakan karena revolusi elektronik. Namun ini tidak terjadi. Penggunaan kertas diperkirakan akan meningkat dua kali lipat sebelum tahun 2030.
Setiap pohon menghasilkan oksigen yang cukup untuk 3 orang untuk bernapas.
Pemutihan berbasis chlorine digunakan selama produksi kertas dan menghasilkan bahan beracun yang dilepaskan ke air, udara dan tanah. Ketika kertas membusuk, produk ini melepaskan gas metana yang 25 kali lebih beracun daripada CO2.
![]() |
|
| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |


