Untitled Document

Cara Kerja Torque Converter

Torque converter merupakan salah satu komponen kendaraan yang cukup rumit dan merupakan bagian yang sangat penting pada sistem transisi otomatis. Kita akan mempelajari teori dasar dari komponen yang cukup rumit ini.

Komponen pertama dari torque converter adalah impeller, sebuah curve plate yang diisi oleh fluida. Saat impeller berputar maka fluida akan mengalir terlempar keluar karena adanya gaya sentrifugal yang dihasilkan oleh putaran impeller. Semakin cepat putaran impeller maka semakin besar gaya sentrifugal yang dihasilkan.

Sebuah turbine ditempatkan di depan impeller, akibatnya ketika impeller berputar maka turbine juga ikut berputar. Fluida yang mengalir keluar dari impeller diarahkan mengenai blade dari turbin, sehingga turbine berputar.

Blade yang berwarna merah merupakan blade dari impeller, sedangkan yang berwarna kuning merupakan blade turbine. Dapat dilihat blade turbine yang berwarna kuning berputar lebih lambat dibandingkan blade impeller yang berwarna merah diakibatkan ada kerugian kehilangan tenaga saat pemindahan momen dari impeller ke turbine. Coba lihat lebih seksama aliran dari fluida.

Fluida dari impeller mengalir keluar karena adanya gaya sentrifugal dan meneruskan tenaga mesin ke turbine. Turbine berputar dan kemudian mengarahkan fluida masuk ke bagian dalam turbine dan kemudian fluida diarahkan lagi ke impeller. Proses perpindahan fluida tersebut secara otomatis akan berulang terus menerus.

Pada proses ini torque converter hanya memindahkan tenaga saja (kopling fluida = memindahkan tenaga dengan menggunakan fluida) dan pada saat ini tidak ada perubahan momen mesin (torque converter). Untuk merubah momen dibutuhkan satu komponen penting yang lain yaitu 'stator' yang ditempatkan diantara impeller dan turbine.

Untitled Document

Fluida mengalir dari turbine menuju ke stator, kemudian blade stator akan merubah sudut aliran dari fluida hampir 90 derajat, akibatnya akan terjadi peningkatan momen karena fluida yang kembali ke impeller mengalir lebih pelan. Impeller dipasang pada housing, dan housing dihubungkan dengan mesin akibatnya impeller akan menerima energi gerak yang dihasilkan oleh mesin.

Pada umumnya torgue converter menggunakan lock-up clutch yang dipasang pada body turbine, turbine output shaft yang menghubungkan turbine ke shaft transimi untuk memindahkan putaran ke roda kendaraan.

Torque converter bekerja dalam 3 tahap.

Pada kendaraan yang modern saat tahap 3 ini menggunakan mekanisme lock-up clutch yang berfungsi untuk mengunci turbine ke impeller sehingga akan mengurangi kehilangan tenaga sehubungan dengan tahanan aliran fluida.

 

Untitled Document

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Contact Us

| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |

 

Untitled Document

model baju anak terbaru

Matahari
Cara Kerja Bom Atom
Cara Kerja Fisi Bom Atom
Cara Kerja Fusi Bom Atom

 

Untitled Document

Cara Kerja Ponsel
Cara Kerja Roaming
Ponsel Analog & Digital
Penjelasan 3G & 4G
Cara Kerja GPS
Cara Kerja Satelit GPS
Cara Kerja Pengenal Wajah
Cara Kerja Krim Cukur
Cara Kerja Aroma Parfum
Peluru Kendali Balistik
Cara Kerja THAAD
Apa itu Drone
Perbedaan Pulpen & Bolpoin
Terbuat Dari Apa Tinta
Terbuat Dari Apa Cairan Koreksi
Terbuat Dari Apa Kertas
Bagaimana Logam Dibuat
Fakta Tentang Logam
Terbuat Dari Apakah Plastik
Berbagai Jenis Plastik
Bagaimana Plastik Dibuat
Cara Kerja Pukat Harimau
Apa Itu Kotak Hitam Di Pesawat
Cara Kerja Mesin Mobil
Cara Kerja Kopling Mobil
Cara Kerja Transmisi Mobil
Cara Kerja Transmisi Otomatis
Cara Kerja Torque Converter
Apa Itu Gardan Mobil
Terbuat Dari Apakah Pelumas
Cara Kerja Rem Mobil
Bedanya Rem ABS dan CBS

 

jual baju anak anak perempuan