Untitled Document

Proses Pembuatan Parfum

Membuat parfum dimulai dengan pengumpulan bahan, ekstraksi minyak, pencampuran, penuaan dan kontrol kualitas. Tidak jauh berbeda dengan cara membuat anggur berkualitas, banyak pekerjaan dan waktu yang dihabiskan untuk memproduksi parfum yang berkualitas. Menariknya, masih banyak metode dari zaman kuno yang digunakan untuk membuat parfum di masa kini, namun tentu saja, cara dan metodenya sekarang sudah disempurnakan untuk keperluan masa kini.

Bahan yang Digunakan untuk Membuat Parfum

Banyak parfum dibuat dengan mengekstrak minyak wangi dari bahan-bahan alami. Minyak wangi ini dapat diperoleh dari berbagai tanaman, kayu, buah-buahan, dan bahkan sekresi hewan. Sumber daya lain seperti alkohol, ter, batu bara, dan petrokimia dapat digunakan dalam proses pembuatan.

Untuk wewangian yang tidak dapat ditarik dari alam, bahan kimia sintetis pun digunakan untuk meniru aroma tersebut. Banyak aroma yang populer dan sulit ditemukan akan diproduksi dengan cara tersebut, sehingga kemungkinan besar parfum favorit Anda menggunakan setidaknya beberapa aroma sintetis.

parfum terbuat dari apa

Metode Ekstraksi

Bahan-bahan alami perlu diekstraksi minyaknya sebelum memproduksi parfum atau cologne. Ekstraksi minyak atsiri dapat dilakukan dengan beberapa cara: Minyak dapat diperoleh melalui ekstraksi pelarut, destilasi uap, expression, enfleurage (proses memeras minyak) atau maserasi.

Ekstraksi Pelarut

Metode ini dilakukan dengan memasukkan tanaman ke dalam drum besar yang diputar. Tanaman tersebut kemudian ditutup dengan petroleum eter atau benzena. Bagian-bagian dari tanaman ini akhirnya akan larut dalam pelarut apa pun yang digunakan, menyebabkan munculnya zat lilin yang diperoleh yang mengandung minyak.

Zat ini kemudian ditempatkan dalam etil alkohol. Minyak larut dalam alkohol, yang kemudian dibakar, meninggalkan minyak parfum yang sangat pekat.

Distilasi Uap

Dengan distilasi uap, bahan-bahan alami ditempatkan di dalam still. Bahan-bahan itu didiamkan sampai mereka diekstraksi. Zat yang dihasilkan kemudian dilewatkan melalui tabung, di mana ia didinginkan sehingga menjadi bentuk cair. Selain disteaming ini, minyak juga bisa diekstraksi dari bahan tumbuhan dengan cara direbus dalam air.

Expression

Sebagai salah satu cara ekstraksi tertua, metode ekspresinya cukup sederhana. Proses ini, sering digunakan untuk mengekstraksi minyak jeruk, yaitu melibatkan pengepresan tanaman, baik secara mekanis atau manual, sampai semua minyak diekstraksi.

Enfleurage

Dalam proses enfleurage, lembaran kaca besar dilapisi dengan minyak, setelah itu bunga atau bahan tanaman lainnya disebarkan di atasnya. Lembaran kaca tersebut kemudian ditempatkan berjenjang di antara bingkai kayu. Bunga-bunga tersebut kemudian digerakkan dengan tangan dan diganti hingga minyaknya mampu menyerap wanginya.

Maserasi

Proses maserasi mirip dengan enfleurage namun bukan minyak yang digunakan tetapi lemak yang dipanaskan untuk menyerap aromanya. Lemak tersebut kemudian harus dilarutkan dalam alkohol sehingga minyak esensial dapat diperoleh.

Memadukan Bahan-Bahannya

Proses menciptakan aroma dimulai setelah minyak esensial diekstraksi dan dikumpulkan. Setelah semua bahan telah dipilih, maka proses selanjutnya ialah mencampurnya. Formula paduan dari bahan-bahan untuk membuat parfum seringkali dirahasiakan dan telah dikembangkan selama beberapa tahun dan bisa mengandung ratusan bahan yang berbeda.

Bahan-bahan parfum bisa berasal dari apa saja seperti tumbuhan ataupun produk hewani. Yang dari hewan ada yang dari berang-berang, rusa jantan dan paus sperma. Zat hewani sering digunakan sebagai fiksatif yang memungkinkan parfum menguap perlahan dan mengeluarkan bau lebih lama.

Fiksatif lainnya termasuk tar batubara, mosses, resin atau bahan kimia sintetis. Alkohol dan terkadang air digunakan untuk mengencerkan bahan dalam parfum. Rasio alkohol terhadap aroma lah yang menentukan kuatnya bau sebuah parfum. Semakin banyak minyak esensial, semakin kuat (dan lebih mahal) parfumnya. Parfum berkualitas tinggi sering dibiarkan sampai umurnya berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun setelah aromanya dipadukan.

Eau de parfum akan memiliki konsentrasi alkohol yang lebih rendah sedangkan body mist memiliki konsentrasi alkohol yang jauh lebih tinggi.

Untitled Document

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Contact Us

| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |

 

Untitled Document

model baju anak terbaru

Matahari
Cara Kerja Bom Atom
Cara Kerja Fisi Bom Atom
Cara Kerja Fusi Bom Atom

 

Untitled Document

Cara Kerja Ponsel
Cara Kerja Roaming
Ponsel Analog & Digital
Penjelasan 3G & 4G
Cara Kerja GPS
Cara Kerja Satelit GPS
Cara Kerja Pengenal Wajah
Cara Kerja Krim Cukur
Cara Kerja Aroma Parfum
Peluru Kendali Balistik
Cara Kerja THAAD
Apa itu Drone
Perbedaan Pulpen & Bolpoin
Terbuat Dari Apa Tinta
Terbuat Dari Apa Cairan Koreksi
Terbuat Dari Apa Kertas
Bagaimana Logam Dibuat
Fakta Tentang Logam
Terbuat Dari Apakah Plastik
Berbagai Jenis Plastik
Bagaimana Plastik Dibuat
Cara Kerja Pukat Harimau
Apa Itu Kotak Hitam Di Pesawat
Cara Kerja Mesin Mobil
Cara Kerja Kopling Mobil
Cara Kerja Transmisi Mobil
Cara Kerja Transmisi Otomatis
Cara Kerja Torque Converter
Apa Itu Gardan Mobil
Terbuat Dari Apakah Pelumas
Cara Kerja Rem Mobil
Bedanya Rem ABS dan CBS

 

jual baju anak anak perempuan